Pemda Pelalawan Gelar Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tahun 2026
Pelalawan – sahabatlincah.com
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pelalawan menggelar rapat koordinasi pengendalian inflasi tahun 2026 yang dirangkaikan dengan pembahasan antisipasi kenaikan harga tiket pesawat dan bus menjelang Ramadan dan Idulfitri, serta evaluasi dukungan pemerintah daerah terhadap Program Tiga Juta Rumah.
Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pelalawan, Senin (19/1/2026).
Bupati Pelalawan H. Zukri, SM, MM yang diwakili Asisten II Bidang Administrasi dan Pembangunan, Drs. Fakhrizal, M.Si, menyampaikan bahwa berdasarkan tinjauan inflasi dan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ketiga Januari 2026, Kabupaten Pelalawan mengalami penurunan dibandingkan minggu kedua.
Pada Januari 2026, Kabupaten Pelalawan memiliki indeks inflasi yang relatif rendah dengan ketersediaan pasokan bahan pokok yang dinilai aman. IPH Kabupaten Pelalawan tercatat sebesar -4,67. Beberapa komoditas kebutuhan pokok seperti cabai merah, cabai rawit, dan minyak goreng tercatat memberikan andil kenaikan harga, sementara komoditas lainnya seperti daging, ayam potong, dan telur masih berada pada harga yang terkendali.
Selain itu, Kabupaten Pelalawan menempati urutan terendah dari delapan kabupaten/kota se-Provinsi Riau, bahkan berada di bawah IPH Provinsi Riau.
Mengakhiri sambutan Bupati Pelalawan, Fakhrizal menegaskan bahwa Pemkab Pelalawan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) akan terus mengoptimalkan langkah-langkah strategis pengendalian inflasi, antara lain melalui kegiatan operasi pasar, inspeksi mendadak (sidak) ke pasar, gerakan menanam, kerja sama antar daerah, pemanfaatan belanja tidak terduga (BTT), serta bantuan transportasi.
Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman. Pemerintah daerah juga mengimbau para distributor agar tidak menimbun bahan pokok demi kepentingan tertentu. Selain itu, perusahaan-perusahaan yang berdomisili di Kabupaten Pelalawan diharapkan dapat berpartisipasi membantu masyarakat melalui penyelenggaraan operasi pasar murah, sehingga masyarakat tidak khawatir dalam memenuhi kebutuhan pokok menjelang bulan suci Ramadan.
Pemerintah daerah akan terus memantau dan melaporkan perkembangan harga serta ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar wilayah Kabupaten Pelalawan.
Rapat koordinasi ini turut dihadiri oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang tergabung dalam TPID Kabupaten Pelalawan, di antaranya Bappeda, Inspektorat, DKPTPH, Dinas Perikanan, Bapenda, Bunnak, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Diskop UKM, BPKAD, Diskominfo, DPMPTSP, Dinas PUPR, serta Bagian Ekonomi dan SDA Setda Kabupaten Pelalawan. (Marlon S.)




Tulis Komentar